Untuk Lindungi Lingkungan, El Salvador Larang Total Pertambangan

454

Negara terkecil di Amerika Tengah ini,  El Salvador, mengeluarkan undang-undangf  yang melarang semua pertambangan logam dalam upaya untuk melindungi lingkungan dan sumber daya alam.  Ini adalah negara pertama di dunia untuk melakukannya.

Undang-undang baru yang  didukung oleh 70 anggota parlemen ini melarang semua kegiatan  eksplorasi, ekstraksi, dan pengolahan logam baik dalam galian terbuka maupun  tambang.

“Ini hari bersejarah di El Salvador. Ini adalah hari bersejarah bagi seluruh dunia,”, Menteri Lingkungan Lina Pohl  mengatakan kepada wartawan setelah pemungutan suara di Kongres, seperti dikutip oleh Financial Times.

“Ini adalah langkah berani, langkah yang luar biasa, dan langkah besar ke arah membalikkan degradasi lingkungan di negara ini,” tambahnya.

Tingkat pencemaran lingkungan di El Salvador adalah salah satu yang tertinggi di kawasan ini, kedua sesudah  Haiti, dan ketersediaan air minumnya adalah yang terendah, menurut data PBB.

Pada bulan Oktober, El Salvador telah memenangkan gugatan di  Center for Settlement of Investment Disputes (ICSID) Bank Dunia  terhadap penambang Australia-Kanada OceanaGold Corp.

Perusahaan ini menuntut ganti rugi $ 250 juta setelah El Salvador mencabut  izin ekstraksi pada tahun 2009. OceanaGold malah diwajibkan membayar negara $ 8 juta  sebagai  biaya hukum.

El Salvador adalah negara dengan sekitar enam juta orang penduduk.