Panduan Memahami Hak (dan Kewajiban) Konsumen Menurut Undang-undang

1180

Pertama-tama kita pahami dulu batasan seseorang sebagai konsumen. Yaitu difinisi menurut undang-undang  (UU No 8  tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen). Konsumen adalah “setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.”

Nah, kata kuncinya di situ adalah “tidak untuk diperdagangkan“. Artinya barang atau jasa yang kita beli itu dipakai, baik secara sendiri maupun untuk orang lain. Bukan kulakan buat dijual lagi.

hak-konsumen

Sebagai konsumen kita diberikan sejumlah hak. Ini dirumuskan dalam undang-undang Perlindungan Konsumen Pasal 4.

Hak-Hak Konsumen adalah sebagai berikut:

  1. Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi barang/jasa.
  2. Hak untuk memilih dan mendapatkan barang/jasa sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan .
  3. Hak atas informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang/jasa.
  4. Hak untuk didengar pendapat keluhannya atas barang/jasa yang digunakan.
  5. Hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut.
  6. Hak untuk mendapatkan pembinaan dan pendidikan konsumen.
  7. Hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskrimainatif.
  8. Hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi, atau penggantian, jika barang/jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya.
  9. Hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya.

Nah cukup normatif bukan? Jangan khawatir memang demikianlah rumusan sebuah undang-undang. Namun, pada saat ada persoalan nantinya,  banyak pihak yang dapat dimintai bantuan, bisa seorang pengacara atau organisasi perlindungan konsumen, seperti YLKI maupun LPKSM lainnya. Yang penting dari UU di atas Anda sudah mengerti hak-hak Anda saat terjadi pelanggaran.

Selain hak, tentu saja, seorang konsumen jugapunya kewajiban. Apa saja kewajiban tersebut? Sesuai dengan bunyi  Pasal 5 Undang-undang Perlindungan Konsumen, Kewajiban Konsumen adalah :

  1. Membaca atau mengikuti petunjuk informasi dan prosedur pemakaian atau pemanfaatan barang dan/atau jasa, demi keamanan dan keselamatan;
  2. Beritikad baik dalam melakukan transaksi pembelian barang dan/atau jasa;
  3. Membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati;
  4. Mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan konsumen secara patut.

Inti dari kewajiban di atas adalah sebagai konsumen Anda harus kritis dan proaktif. Juga jujur dan menjaga intergitas. Dan, sebelum segala hal buruk terjadi, lebih baik mencegahnya. Lindungi diri sendiri dan keluarga.