Klinik dan Lab Medis Ibumas, Tanjung Pinang, Menerima Pembayaran Dirham

1130

Dari wajahnya yang mulai berkeriput  nampak usia ibu itu sudah tidak muda lagi. Pagi itu ia datang ke Klinik Ibumas, di salah satu kawasan kota Tanjung Pinang, untuk berobat. Klinik Ibumas adalah sebuah klinik yang tidak biasa, sebab di situ diterima  pembayaran dengan Dinar dan Dirham. Maklum Klinik ini diasuh oleh Dr Augustine P, yang saat ini menjadi salah satu penggerak muamalah di Kesultanan Bintan, Kepri.

Hari itu,  Ibu Kamariyah,  nama ibu lewat setengah baya di atas, membayar ongkos berobat dan membeli obat di Klinik Ibumas dengan 5 keping dirham.

“Alhamdulillah, semoga lebih cepat sembuh. Aamiin,”  doa  Dr Augustine terpanjatkan atas Ibu Kamariyah.

Di Tanjung Pinang sendiri sudah cukup banyak pihak yang menerima pembayaran dengan Dirham. Sampai awal April  ada  sekitar  100 orang yang telah menerima pembayaran dengan Dinar dan Dirfham. Selain Klinik Ibumas juga ada apotik dan laboratorium klinis, dokter-dokter umum maupun spesialis, dan berbagai udaha lainnya, termasuk bakery,  asesoris, pakaian, buku,  kedai  kopi, kafe, restoran, dan lain-lain.

Keberadaan pengguina DInar Dirham ini pun bukan cuma di kota Tanjung Pinang, bahkan telah sampai di Pulau Penyengat.  Kedai Ikan Bakar Bank Apoy yang letaknya  tak jauh dari darmaga Pulau Penyengat adalah slah satunya.  Beberapa waktu berselang pihak  Kesultanan Bintan Darulmasyhur pun pernahmenyelenggarkan Festival Hari Pasaran FHP, di Pulau Penyengat. Sejumlah zakat Dirham waktu itu dibagikan kepada mustahik setempat lewat Baitul Mal Nusantara BMN.