Lebaran Makin Dekat, Pusat Perbelanjaan Masih Sepi

792

Menjelang lebaran biasanya adalah masa panen bagi para pedagang. Segala kebutuhan meningkat, terutama berkaitan dengan lebaran, seperti pakaian baru, peci, sajadah, peralatan rumah tangga, sampai makanan.  Lebih-lebi setelah melewati “tanggal setengah”, saat THR (Tunjangan hari Raya) telah dibagikan.

Tapi, tahun 2017 ini, suasananya berbeda. Di berbagai pusat perbelanjaan, dari Jakarta sampai Batam, belum banyak konsumen menyerbu berbelanja. Suasana masih sepi, bahkan ada yang tetap lengang, seperti hari-hari biasa.

“Yang berkunjung sih banyak, tapi hanya tanya-tanya saja,” ujar seorang pedagang di Mal Top 100 Batuaji, Batam.

Bahkan di mal mewah seperti Pondok Indah Mal, Jakarta Selatan, belum terasa keramaiannya layaknya menjelang lebaran.

“Apakah on line shopping mempengaruhinya? Sebab sekarang menjamur toko-toko online,” komentar seorang pengamat dari Kelompok Association for Marketing and Consumer Behaviour (AMCBE).

Masyararkat menang tengah didera berbagai kenaikan harga, terakhir tarif listrik yang dirasakan sangat memberatkan. Tapi nampaknya penurunan daya beli juga dirasakan kalangan atas. Ini ditandai misalnya penurunan omset penjualan mobil sampai 30% dibanding tahun lalu.