Panduan Aman Saat Mudik Lebaran

599

Mudik sebentar lagi. Dan tahun ini agaknya mudik bisa lebih leluasa karena cuti bersama diberikan lebih banyak. Ditambah dengan 2 kali akhir pekan total libur hampir dua pekan lamanya.

Semoga libur yang lebih panjang membuat kemacetan mudik agak berkurang. Pemudik bisa pulang secara bergilir, karena waktu libur lebih leluasa tersebut. Ditambah lagi jalan tol baru yang telah sampai ke Gringsing diharapkan mencegah kemacetan besar tahun lalu yang dikenal sebagai Brexit. (Brebes Axit)

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dilakukan sebelum mudi, agar libur lebaran Anda lebih nyaman dan aman.

  1. Pastikan Rumah Terkunci

Ini tindakan pertama. Pastikan pintu-pintu dan jendela terkunci dengan baik. Belakangan ini tingkat pencurian dan kriminalitas semakin tinggi. Dalam keadaan terkunci pun pencuri masih bisa membobolonya, apalagi kalau sampai terlupa. Bila perlu tambah dengan gembok penguat.

2. Kran Air Tertutup

Pastikan kran-kran air tertutup rapat. Pipa-pipa saluran air tidak ada yang bocor. Sebab pompa yang terus dalam keadaan hidup akan selalu menyala untukmengisi air bila tangki penampung air berkurang karena ada kebocoran, meski hanya berupa tetesan. Lebih bagus lagi selama liburan pompa dimatikan.

3. Sambungan Listrik Terputus

Dalam kegiatan sehari-hari tentu banyak alat-alat listrik yang dalam keadaan tersambung: komputer, strika, rice cooker, dll. Pastikan semua yang tidak diperlukan dicabut dan dimatikan. Hanya kulkas yang perlu dipertahankan karena untuk menyimpang makanan.

4. Gas Tidak Bocor

Pastikan tidak ada tabung gas yang bocor. Hirup udara di sekitar tabung gas, untuk memastikan tidak tercium gas yang bocor. Sebaiknya saluran gas dicabut atau dimatikan dari kompor gas selama ditinggal mudik.

5. Kunci Ganda Kendaraan

Kendaraan yang tidak dipakai dan dalam keadaan diparkir pastikan terkunci secara ganda. Sepeda, speda motor, mobil,semua harus diamankan. Tingkat pencurian kendaraan bermotor maupun yang tidak di hari raya biasanya akan semakin tinggi. Pasang juga alarm yang dimungkinkan.

6. Kordinasi dengan RT/RW

Ini jangan lupa. Sebelum pulang mudik, mampir pamitan kepada pengurus RT dan RW. Sekaliah melaporkan apa saja yang ditinggalkan di rumah selama mudik. Kalau ada Satpam yang masih bertugas di lingkungan, titipkan juga agar mengawas-awasi dan menjaga keamanan secara ekstra.

Nah, selamat berlibur dan berlebaran. Mohon Maaf Lahir dan Batin.