Panduan Memilih Buah Kurma

1059

Setiap menjelang dan selama Bulan Puasa di setiap rumah warga hampir bisa dipastikan ada menu buah kurma. Mengonsumsi buah kurma juga bagian dari sunnah, karena Rasul SAW secara sengaja mengajarkan umatnya mengonsumsi kurma. Bahkan sejak bayu baru saja dilahirkan, Nabi SAW sudah mengajarkan agar bayi ditahnik,  yakni diberikan kurma sesudah dikunyah lembut, kepada bayi yang baru beberapa hari dilahirkan, dengan cara dilumurkan ke langit-langit mulut si bayi.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhori, Sahabat Ansor Abu Musa berkisah:

“(Suatu saat) aku memiliki anak yang baru lahir, kemudian aku mendatangi Nabi Shallallahu A’laihi wa sallam, kemudian beliau memberi nama padanya dan beliau mentahnik dengan sebutir kurma.”

Riwayat lainnya menjelaskan ucapan istri Rosulullah Shallallahu A’laihi wa sallam ‘Aisyah Radhiyallahu Anha yang mengatakan:

“ Rosulullah Shallallahu A’laihi wa sallam didatangkan anak kecil, lalu beliau mendoakan mereka dan mentahnik mereka.” (H.R Mutaffaq Alaih)

Kurma memang memiliki daftar panjang kandungan nutrisi yang sangat  bermanfaat bagi tubuh. Tabel di samping menunjukkan kandungan gizi dan unsur non-gizi yang ada pada kurma.

Kurma matang mengandung gula sekitar 80%, sisanya terdiri dari protein, lemak dan produk mineral termasuk tembaga, besi, magnesium dan asam folat. Kurma kaya dengan serat dan merupakan sumber kalium yang sangat baik. Lima butir kurma (sekitar 45 gram) mengandung sekitar 115 kalori, hampir semuanya dari karbohidrat.

Tidak heran kurma memiliki begitu banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia.
Buah kurma kaya serat yang mencegah penyerapan kolesterol LDL dalam usus. Kandungan serat kurma juga membantu melindungi selaput lendir usus dengan mengurangi paparan dan mengikat bahan kimia yang menyebabkan kanker usus besar. Sebagai makanan kurma bersifat laksatif bermanfaat melancarkan buang air besar dan mencegah konstipasi.

Kurma juga  mengandung antioksidan yang dikenal sebagai tanin. Tanin diketahui bersifat anti-infeksi, anti-inflamasi dan anti-hemoragik. Kurma sangat kaya dengan vitamin A, yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan sangat penting untuk kesehatan mata. Vitamin A juga diperlukanmenjaga kulit tetap sehat. Konsumsi buah-buahan alami yang kaya akan vitamin A diketahui membantu melindungi dari kanker paru-paru dan rongga mulut.

Kurma merupakan sumber zat besi yang sangat baik. Besi adalah komponen dari hemoglobin di dalam sel darah merah yang menentukan daya dukung oksigen darah.  Kalium dalam kurma adalah komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah, sehingga memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung koroner dan stroke.

Sumber: USDA NATIONAL NUTRIENT DATABASE

Beberapa unusur mineral penting dimiliki Kurma, antara lain kalsium, mangan, tembaga, magnesium, dan vitamin K serta beberap ajenis vitamin B dan vitamin B komplesk yaitu piridoksin (vitamin B-6), niacin, asam pantotenat dan riboflavin. Vitamin B  membantu tubuh dalam metabolisme karbohidrat, protein dan lemak. Vitamin K sangat penting dalam pembekuan darah dan metabolisme tulang.

Kalsium merupakan mineral penting dalam pembentukan tulang dan gigi, dan dibutuhkan oleh tubuh untuk kontraksi otot, penggumpalan darah dan konduksi impuls saraf. Mangan digunakan oleh tubuh sebagai unsur pendukung untuk enzim antioksidan superoksida dismutase.  Tembaga diperlukan dalam produksi sel darah merah.  Magnesium sangat penting bagi pertumbuhan tulang.

Maka, jangan lewatkan, selalu sediakan kurma dalam menu anda. Masalahnya, begitu banyak jenis kurma, bagaimana memilihnya?

Jenis kurma di dunia ini ada puluhan, bakan mungkin lebih dari seratus jenis. Asal negaranya juga berbeda-beda. Maka, tidaklah mudah memilihnya. Kita bisa telaah 10 jenis kurma yang paling popular atau banyak beredar, sebagaimana dapat ditemukan di pasaran dan di toko-toko kurma.

Kesepuluh jenis kurma ini adalah:

Thoory

Sering pula disebut thuri, buah ini merupakan jenis kurma yang sangat populer di Aljazair. Buah kurma thoory biasanya kering dengan warna cokelat kemerahan dan ketika diawetkan, warnanya berubah menjadi kebiru-biruan.

Kulitnya pun sangat keriput. Daging buahnya agak keras dan rasanya manis serta terdapat sentuhan rasa kacang. Kurma ini juga cukup tahan lama jika disimpan. Di Indonesia, kurma jenis ini juga cukup banyak ditemui.

Khidri

Kurma yang satu ini paling sering digunakan sebagai kurma olahan yang diberi isian cokelat, almond dan sebagainya. Berwarna merah tua, tekstur kurma ini kering dan kenyal. Rasanya pun tidak begitu manis sehingga cocok dikombinasikan dengan isian yang memiliki berbagai cita rasa.

Amer Hajj

Kurma yang juga disebut amer hajj ini merupakan varietas kurma yang terkenal di Irak. Memiliki daging yang tebal dan bertekstur lembut dengan kulit tipis, kurma ini seringkali disebut sebagai the visitor’s date karena masyarakat Irak umumnya menyajikannya sebagai kudapan bagi tamu yang datang ke rumah mereka.

Ajwa

Banyak yang menyebut kurma ini sebagai kurma nabi. Berwarna hitam gelap, kurma yang hanya tumbuh di Madinah ini bertekstur lembut dengan cita rasa yang tidak terlalu manis dan menyerupai kismis. Kurma Ajwa boleh dikatakan merupakan kurma termahal, karena ada perhatian khusus dari RasuL SAW atas kurma jenis Ajwa ini.

Zaghloul

Kurma jenis ini memiliki warna merah tua dan berbentuk panjang menyerupai melinjo. Biasanya kurma yang satu ini disajikan sangat garing. Kurma yang banyak ditemukan di Mesir ini juga mengandung gula yang sangat tinggi sehingga mengering ketika disantap. Hal tersebut yang membuatnya eksklusif di Mesir dan harganya pun cukup mahal.

Sekkeri

Walaupun berwarna cokelat gelap, kurma sekkeri memiliki daging buah yang begitu lembut dan cita rasa manis yang khas. Hal tersebutlah yang membuat kurma yang hampir berbentuk bulat ini cukup mahal jika dibandingkan dengan jenis kurma lainnya.

Mozafati

Sebagian besar tumbuh di Provinsi Kerman, Iran, kurma ini sering dijuluki kurma bam. Biasanya masyarakat setempat mengonsumsinya ketika masih segar. Walaupun begitu, jika disimpan pada suhu minus lima derajat Celsius, kurma jenis ini dapat disimpan hingga dua tahun. Warnanya yang gelap dan ukurannya yang sedang membuat kurma ini memiliki cita rasa yang manis dan daging yang lembut.

Deglet Noor

Berwarna kuning keemasan, kurma deglet noor merupakan varietas unggul yang sangat populer di Libya, Tunisia, Algeria, dan Amerika. Nama kurma ini berarti cahaya karena warna buahnya yang menyerupai warna sinar matahari. Kurma ini juga memiliki cita rasa yang tidak terlalu manis.

Sekki

Kurma yang satu ini memiliki warna yang unik yaitu warna kekuningan di bagian atas dan warna kecokelatan di bagian bawah. Daging yang berwarna kekuningan memiliki tekstur yang lebih keras sedangkan yang kecokelatan lebih lebih empuk dan kenyal. Walaupun begitu cita rasa kurma sekki ini tidak terlalu manis.

Khalash

Varietas ini populer di Arab Saudi karena tingkat kemanisannya yang tidak terlalu tinggi sehingga cukup banyak disukai. Buah kurma ini seringkali disebut dengan khlas dan banyak tumbuh di Huffuf juga Qatif di bagian timur Arab Saudi.

Sesudah sampai di pasar, tentu, berbagai jenis kurma itu menjadi lebih bervariasi lagi karena kemasan dan merk yang berbeda-beda. Merk dan kemasan akan mempengaruhi harganya. Kurma curah biasanya jauh lebih murah, meski umumnya memang dari jenis yang bukan berkualitas tinggi.

Karenanya ada baiknya pelajari dahulu jenis-jenis kurma di atas, sebutannya, ciri-ciri dan cita rasanya. Merk dan kemasaan adalah Nomer 2. Harga belum tentu mencerminkan kualitas sesungguhnya. Pilihlah yang berkualitas baik, dan sesuai kesukaan cita rasa.