Panduan Memilih Piranti bayi

613

Bayi memerlukan berbagai jenis piranti yang umumnya ”lucu” dan menarik. Tapi pastikan bahwa semua piranti itu benar-benar aman bagi bayi Anda.

Meskipun berbagai piranti bayi itu berukuran kecil, tumpul, tapi tidak ada yang boleh disepelekan dan diabaikan keamanannya. Agar aman cermatlah dalam memilih berbagai piranti ini. Jangan terkecoh dan salah perhatian pada berbagai asesoris pelengkap yang mungkin justru tidak terkait dengan fungsi pokoknya. Keamanan adalah nomer satu.

Tas Punggung dan Gendongan Yang Lembut

Bayi selalu senang dan memerlukan kontak yang dekat dengan ibunya. Jeni stas inimerupakan yang ideal bagi orang tua untuk menggendong bayi di  punggung. Ada dua jenis tas punggung untukmengendong bayi. Pertama, tanpa menggunakan rangka dan kedu ayang menggunakan rangka.

Ada beberapa hal perlu diperhatikan sebelum Anda memutuskan memilih salah satu di antara dua jenis tas gendong ini.

Pertama, untuk tas gendong yang tak menggunakann rngka. Pastikan ta situ benar-benar mampu membungkus bayi secara aman. Pastikan ta situ tidak akan putus atau terlepas dari punggung. Pastikan pula bahwa tas tersebut tak membuat bayi – karena gerkannya sendiri – akan terlepas dari gendongan.

Kedua, untuk tas gendong yang menggunakan rangka, biasanya dilengkapi dengan pijakan kaki yang terbuka. Sehingga kaki bayi lebihleluasa bergerak. Tapi tas bayi dengan rangka biasanya juga dilengkapi dengan pengait untuk mengunci rangka agar tak berubah posisi. Nah, pastikan bahwa tangan bayi tidak akan terjepit olejh berbagai pengait tersebut. Jika rangka terbuat dari logam pastikan terbalut dengan bahan lain yang lembut untuk melindungi tubuh dan anggota tubuh bayi dari benturan.

Bak Mandi Bayi

Biasanya bak mandi bayi selalu dibuat dan dilapisi bahan anti slip yang memungkinkan bayi tidak tergelincir.  Begitu juga Anda perlu mewaspadai karena umumnya bak mandi terbuar dari plastic yang ringan. Anda perlu memastikan bahwa bak tidak mudah bergeser saat bayi berada di dalamnya. Caranya mudah saja, Anda hanya perlu memastikan konsentrasi air terpusat di tengah bak. Anda harus meletakkan bak di atas permukaan yang rata dan tidak licin. Dengan begitu guncangan air pada bak akibat gerak bayi tak akan membuat bak ikut bergeser.

Pastikan bahwa cairan atau busa sabun yang digunakan untukmemandikan bayi tidak membuat tepian bak licin dan bis amenggelincirkan bayi. Jangan pernah tinggalkan bayi sendirian dalam bak terisi air. ANgkat dan gendong baayi bersama Anda saat harus melakukan sesuatu di saat memandikan bayi.

Kursi Bayi

Kursi bayi bukanlah kursi pengaman seperti yang digunakan untuk di kendaraan. Kursi bayi merupakan kursi mungil yang biasa digunakan sebagai tempat duduk. Dibuat dalam ukuran mungil agar bayi mudah duduk di atasnya. Kebanyakan kursi bayi tidak dirancang untuk melindungibayi dari kejatuhan. Hati-hati. Kursi ini jangan digunakan di kendaraan.

Untuk memilih kursi bayi, perhatikan rancangannya. Pilihlah yang lebar ketimbang kursi biasa, dan pastikan konstruksiny aaman. Coba tekan kursi tersebut untuk memastikan benar-benar kuat menyangga bayiyang duduk di atasnya. Pastikan kaki-kakinya cukuplandai, tidak loicin, bahkan bila diletakkan di lantai yang cenderung licin seperti keramik.

Tempat Tidur Bayi

Tempat tidur bayi jangan dianggap sepele, karena inilah tempat yang acap kali menimbulkan kematian bayi. Ada beberap ahal yang perlu diperhatikan saat memilih tempat tidur bayi. Pertama, pastikan jarak rangka yang menjadi alas tidak lebih dari 6 cm. Ini agar bayi tidak mudah terjerambab ke bawah tempat tidur dan kepalanya terjepit di antara rangka alas trempat tidur.

Pastikan tinggi rangka penghalang tempat tidur lebih rendah dari permukaaan kasur.  Ini untuk menghindarkan bayi agar tak terbentur. Jika tenmpat tidur memiliki pagar pengaman, pastikan pagar itu dilapisi bahan yang lembut. Untuklebih amannya, sebaiknya pilih tempat tidur bayi yang tinggi dari lantai kurang dari setengah meter.

Periksa juga secara rutin sekrup dan baut yang menyatukan bagian-bagian tempat tidur bayi. Kencangkan kembali bila ada yang kendur. Segera ganti bila telah tak lagi berfungsi dengan baik.

Mainan Bayi

Mainan bayi bisa terbuat dari plastik, kayu, kain perca, dan lain sebagainya. Meskipun baru pastikan mainan itu tidak mudah pecah, tidak ada bagian yang tajam, tidak ada bagian yang patah, yang mudah menimbulkan luka pada bayi saat memainkannya. Periksa dengan seksama dan teliti.

Beberapa jenis mainan boleh jadi berukuran kecil dan tidak bisa digunakan oleh bayi. Ini karena bayi biasanya akan selalu memasukkan benda apa saj ake dalam mulutnmya. Jadi sebaiknya jangan pernah  memberikan mainan yang terlalu kecil yang memungkinkan bayi memasukkannya ke dalam mulut.