Panduan Mendapatkan Dinar emas dan Dirham Perak

6504

Dinar emas adalah koin emas 22 K dengan berat 4.25 gr. Sedangkan Dirham perak adalah koin perak murni dengan berat 2.975 gr. Penggunaan kedua koin berharga ini sebagai alat tukar, meski perlahan, semakin luas. Penggunaanya memang bersifat sukarela, tanpa harus dipaksakan dengan sesuatu aturan ataupun undang-undang.

Lalu, bagaimanakah cara kita bisa mendapatkan kedua koin ini?

Pertama, dengan cara berdagang. Datanglah ke Pasar Muamalah atau nyatakan kepada masyarakat bahwa Anda menerima pembayaran dengan dinar atau dirham. Anda bisa menjual barang maupun jasa.

Kedua, kalau Anda bukan pedagang tapi karyawan, Dinar dan Dirhama bisa diperoleh dengan cara meminta gaji kepada tempat Anda bekerja dengan Dinar emas atau Dirham perak. Kalau pun tidak 100% mintalah dibayar sebagian dengan Dinar emas atau Dirham perak.

Ketiga, kalau Anda hanya memilikiuang kertas, maka tukarkan uang kertas itu dengan Dinar dan Dirham. Tempat penukaran DInar dan Dirham ini namanya wakala. Daftar Wakala dapat dilihat di www.wakalaindukbintan.com.

Keempat, kalau ada yang hendakmemberi Anda hadiah atau kado, mintalah diberikan dalam bentuk Dinar atau Dirham. Sebaliknya, kalau ANda dalam posisi memberi hadiah, kado, atau sedekah, bayarkan dengan koin emas atau koin perak.

Kelima, bagi faqir miskin, maka Dinar dan Dirham bisa diperoleh dari pembagian zakat. Saat ini Baitul Mal Nusantara (BMN) secara rutin menarik dan membagikan zakat dalam bentuk Dinar dan Dirham ini.

Demikianlah lima cara mendapatkan koin Dinar dan Dirham. Menggunakan keduanya akan sangat menguntungkan diri sendiri maupun masyakarat secara luas. Dalam jangka panjang, DInar dan Dirham, akan menghapuskan inflasi atau depresiasi uang kertas yang terus-menerus terjadi.