Panduan Mengubah Sampah Rumah Menjadi Berkah

962

Setiap harinya rumah kita tak henti-hentinya “dibanjiri” beragam sampah. Kalau dibiarkan begitu saja maka sampah ini akan menjadi masalah. Bukan saja di rumah kita, tapi juga akhirnya merusak lingkungan kita semua. Terutama dari sampah dan limbang yang tak mudah diuraikan, seperti bermacam-macam plastik dan beling.

Tapi, sesungguhnya, sampah rumah bisa mendatangkan berkah. Sebagian bisa menjadi uang. Sebagian menghasilkan manfaat tambahan.

Berikut panduan agar sampah rumahmenjadi berkah.

Lakukan Pemisahan dan Pemilahan.

Sampah organik (sampah sisa sayuran, buah, makanan, dan sejenisnya) dan yang nonorganik. Sampah anorganik dipilah lagi seperti kertas, plastik, dan logam.  Sampah organik bisa dimanfaatkan sebagai pupuk, lebihbagus diolah terlebih dahulu menjadi kompos.

Kertas, karton, koran/majalaj bekas, buku-buku tak terpakai, dikumpulkan, dan dapat langsung dijual secara kiloan.

Berbagai macam plastik, juga logam, pisahkan, dan dikumpulkan, juga dapat langsung dijual secara kiloan.

Beruntung, selalu ada tukang loak yang keliling mencari barang-barang bekas ini. Penjualan bisa dilakukan 2 pekan sekali atau menurut jumlah loakan yang kita kumpulkan. Siapkan karung atau kotak kardus besar untuk pengumpulan dan pemilahan limbah rumah ini.

Lakukan Pemakaian  Kembali

Berbagai “sampah” rumah sesungguhnya bukanlah semata-mata menjadi sampah, karena baru sekali dipakai. Tas kresek, amplop, kardus, kotak/peti dari berbagai bahan, kaleng dan bekas kemasan logam lainnya, botol dan kemasan kaca,  dapat digunakan secara berulang-ulang.

Baik untuk keperluan jangka pendek maupun jangka panjang. Dengan kemasan “bekas” inj kita bahkan bisa memilih sesuai ukuran dan keperluan.

Setiap ada kardus, tas kresek, atau amplop, selesai pakai jangan langsung dibuang. Simpanlah sampai suatu saat diperlukan

Pemakaian kembali bisa dilakukan berulang-ulang sampai betul-betul rusak dan tak layak pakai. Baru dijadikan sebagai “limbah” untuk bisa diolah kembali.

 

Lakukan Pemanfaatan Kembali

Ini agak berbeda dengan penggunaan kembali yang dilakukan secara lngsung mengulang benda yang sama, tapi dengan  pengolahan seperlunya. Ini memerlukan sedikti saja kreativitas untuk mengolah dan mengubah limbah rumah menjadi alat atau benda lain yang “baru” yang bermanfaat: baik untuk keperluan asesoris maupun yang bermanfaat (mainan, peralatan/perangkat sehari-hari, dsb).

Kita telah melihat ban bekas telah diubah menjadi ember dan sendal. Botol-botol plastik bekas bukan saja bisa menjadi mainan kreatif, tapi juga ada yang menjadikannya sebagai kap lampu, bunga-bungaan, pot tanaman,  dsb.

Kreativitas ini bukan saja akan memberi manfaat di rumah sendiri, bisa dikembangkan juga menjadi industri rumahan.

 

Lakukan Pengolahan Kembali

Untuk keperluan di rumah memang tidak semua bisa dilakukan untuk pengolahan kembali. Tapi bahan-bahan kertas mudah dilakukan pengolahan kembali menjadi kertas atau karton daur ulang yang cantik. Banyakpanduan teknis bisa diperoleh di internet tentang acara mengolah kertas daur ulang.  Pewarnaan dapat dilakukan dengan aneka warna yang cantik.

Dalam sekala agak besar sedikit ini bisa dikembangkan menjadi industri rumahan.

Kertas daur ulang telah banyak dimanfaatkan untuk bahan kertas surat, amplop, kotak, dan berbagai bentuk lain yang justru bernilai ekonomi tinggi.